Selasa, 04 Agustus 2009

Seruan FPK Sulsel menyambut Pilpres

SERUAN FORUM PEMBAURAN KEBANGSAAN (FPK) PROPINSI SULSEL

Dalam suatu pertemuan khusus, FPK dalam mengamati situasi dan kondisi sosial politik menjelang Pilpres menyerukan kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Selatan terutama yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Presiden, Rabu 8 Juli 2009 :

1. Supaya menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS dan menyontreng Capres dan Cawapres sesuai dengan kata hatinya masing—masing dan menghindari Golput;

2. Supaya menerima dengan ikhlas dan lapang dada apapun hasil akhir yang diumumkan;

3. Supaya seluruh masyarakat turut terlibat secara aktif dan sungguh-sungguh di dalam memelihara ketertiban dan keamanan dalam semangat persaudaraan.

Makassar, 7 Juli 2009

Ttd

Forum Pembauran Kebangsaan Propinsi Sulawesi Selatan

Saat kunjungan ke Redaksi Harian Fajar

20 Etnis Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan
Sebanyak 20 etnis yang ada di Sulawesi Selatan berbaur menjadi satu dan membentuk Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Forum ini berupaya mencegah gesekan antaretnis.Ketua FPK Sulsel, Halilintar Lathief mengatakan, pembentukan FPK berawal dari pemikiran untuk menjaga kerukunan antaretnis. "Biasanya tokoh dari etnis tertentu diundang ketika terjadi masalah untuk menyelesaikannya," tuturnya saat bertandang ke redaksi Fajar, Rabu, 25 Maret.

Menurutnya, sebelum terjadi gesekan antara etnis maka kerukunan antaretnis harus mulai terbangun. Salah satunya melalui forum diskusi secara berkala yang melibatkan semua etnis yang ada.

Etnis di Sulsel yang telah bergabung dalam FPK itu adalah Makassar, Bugis, Bali, Toraja, Tionghoa, Padang, Mandar, Jawa, Batak, Papua, Manado, Buton, Gorontalo, Sunda, Madura, Maluku, Flores, India, Pakistan, dan Arab.

Wakil Pemimpin Redaksi Fajar, Faisal Syam yang menerima perwakilan etnis mengatakan, forum etnis tersebut sangat penting untuk ikut berpartisipasi dalam kemajuan Sulsel. "Fajar juga siap bekerja sama dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan," tuturnya.